Senin, 29 Februari 2016

Kamu, Adalah Doa Yang Ingin Aku Segerakan

Aku dan kamu bukanlah seperti sepasang kekasih pada umumnya. Tak ada bunga, tak ada kalimat indah bahkan tak ada makan malam bersama. Semua kita lewati begitu saja. Canda, tawa, keluh dan juga kesah semua pernah singgah kedalam hubungan kita. Kamu, Adalah Doa Yang Ingin Aku Segerakan Seolah kita saling memendam rasa. Diam tanpa sepatah kata. Aku tak ingin berucap kata cinta kepadamu. Begitu juga denganmu yang seolah masih malu untuk mengungkapkan isi hatimu. Meskipun kerap kali kita terlibat dalam obrolan-obrolan yang seru. Aku jadi teringat, saat kau menceritakan tentang seorang pria, yang dengan berani mengutarakan kesiapannya untuk mengajakmu kedalam hubungan yang serius, Ya!! Pernikahan. Namun dengan santun kau menolak ajakannya. Sungguh tak ada sedikitpun terbesit dalam benakku untuk cemburu kepada pria pemberani tersebut. Dengan ceritamu kau berhasil membuatku semakin jatuh hati padamu. Maafkan aku, sebab aku masih belum siap untuk menikahimu. Mungkin saat ini kau dan aku berada dalam tempat yang berbeda namun kita masih bisa menatap pada langit yang sama. Disini, aku merindukanmu dalam doa.
Percayalah, kamu adalah doa yang ingin aku segerakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar